Posted in Cerpen, tagged sangkar madu on April 25, 2008 | Leave a Comment »
Setiap kali aku berada di depanmu ingin rasanya mengungkapkan isi hatiku ini, tapi bibir ini tak dapat kugerakkan.
*****
S
udah lama aku memendam perasaan ini, aku jatuh cinta padamu sejak pandangan pertama. Saat itu aku pertama kali datang ke ruangan ini, ruangan sempit yang berukuran kira-kira 3×3 meter dimana tempat aku bekerja.
Di dalam [...]
Read Full Post »
Posted in Cerpen, tagged telinga on April 25, 2008 | 1 Comment »
K
upandangi lagi cermin di kamarku. Apa yang salah dengan diriku? Aku tak seperti orang lain, anggota tubuhku tak berkembang. Harus kusyukuri atau kuratapi perbedaan ini. Kupandangi terus kepalaku di depan cermin, apa yang salah dengan diriku. Rambutku hitam ikal panjang sebahu, mataku ada dua, hidungku ada satu dengan dua buah lubang tempat aku bernafas, mulutku [...]
Read Full Post »
Posted in Cerpen, tagged juang on April 25, 2008 | Leave a Comment »
M
alam itu aku sangat gelisah. Dada ini sangat berdesir, nafasku serasa mau putus. Berbagai posisi duduk sudah kucoba, berbagai nyanyian sudah kudendangakan, koran hari ini sudah selesai kubaca semuanya bahkan sekarang rasanya ingin kusobek-sobek. Entah sudah berapa batang rokok yang kuhisap malam itu, tapi tak ada sebatangpun yang kurasa dapat mengurangi gelisahku. Tapi gelisah ini [...]
Read Full Post »
Posted in Cerpen, tagged mata sendu on April 25, 2008 | Leave a Comment »
Selasa
dal, ud berak brp x km d atas salju? Aq lulus dapet nilai A. Giliranmu kawan
Rabu (Hari ke 1)
take care
Kamis (Hari ke 2)
hoi kadal kemana aja km? banyak yg nyari tuh. sombong amat! sekret rame nih banyak cewe siap dibikin pingsan
Kamis (Hari ke 3)
dal, aq tau km lg pengen [...]
Read Full Post »